Setelah melalui musim kemarau yang begitu panjang, kini keluarga besar SMAN 1 Borong harus bersiap-siap menyongsong musim hujan yang diperkirakan terjadi beberapa bulan ke depan.
Situasi dan nuansa yang kering kerontang di musim kemarau banyak membawa dampak yang kurang bagus untuk Civitas Akademika SMANSA Borong. Debu yang ramai berterbangan mengganggu proses belajar mengajar di SMA pertama di Kecamatan Borong kabupaten Manggarai Timur ini. Cuaca yang panas di siang hari membuat ruangan kelas menjadi pengap, maklum (suhu di daerah yang panas).
Seiring dengan perjalanan waktu, musim pun berganti. Kini tiba musim Hujan. Daun-daun kembali hijau dan segar. Angin yang bertiup dari bawah pohon beringin dan pohon "Ketang" kembali menambah sejuknya suasana.
Pembelajaran di dalam kelas begitu semangat, namun sayangnya pembelajaran di luar kelas harus dipending dulu. maklum musim hujan selain menyejukkan, ternyata membuat lingkungan sekolah kembali becek, karena berdaasarkan letak geografis sekolah ini berada di tengah-tengah sawah para petani di sekitar sekolah.
Sekalipun situasi seperti itu, namun guru dan siswa SMAN 1 Borong tetap semangat dalam menyongsong masa depan NKRI tercinta ini. tetap semangat. BRAVO SMANSA (Admin)
Rabu, 31 Oktober 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar